Archive for September, 2008

Renungan hari ini,

Saturday, September 27th, 2008

seharian gue merenung..hiks, target untuk 15% bulan ini sepertinya belum terkabulkan…kenapa yahh…ingat2 kebelakang..ternyata lihat dari perkembangan grup memang tidak terlalu aktif dalam hal perekrutan….jadi larinya berat untuk loncat dari 12% ke 15% yaa…iseng2 blogwalking lihat jejak dari web mbak nurul ketemu blognya diamon termuda di dunia..namanya noni yup dia dari bali Indonesia, catet itu! umurnya baru 22 tahun..fuihh bedanya aja dah 10 tahun dari gue..kebayang kan 10 tahun lagi dia jadi apa..baca tulisan nya dan cita2nya..wuuhhh, what a great person..mikirnya dah jauuuhhhh banget…trus lihat lagi cara kerja nya..sebagai seorang diamond yang ga ngapa2in aja dah dapet bonus 25juta…adalah hal yang luar biasa harus kluar masuk daerah2 kecil untuk membangun network yang akan membawa dia menjadi executive diamond…wow, jadi malu, gue yang baru 12% aja bingung mo focus di kaki mana..masih rada sebel kalo downline yang dibantu ko cuek2 aja, rada kesel kalo udah di spill over dl ehh ga diaapa2in…Qeqi banget kalo ada dl baru di add ym eh malah di reject (pan, kita mo bantuin doang) Ego nya masih ketinggian, pantesan gue sekarang tertahan di 12% yah…mbantunya belum tulus sih kurang ikhlas …udah ah, tutup buku cara kerja yang kaya gini, bikin strategi baru, hayoo focus focus dan focus…ga peduli deh downline mo gerak oto engga, yang mo jadi DIAMOND kan gue…jadi yang kudu kerja keras ya gue juga ya ngga??? yang melempem ya udah biarin aja di tempat nya masing2..mo ikutan jadi Diamond  ayoo, ga mo ikutan ya terserah…i must go on, jump to higher place, reaching the star….

Go Diamond!!!

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429H

Saturday, September 27th, 2008

Hihihi hari ini dah dapet berapa anak kodok makan ketupat yaaa :) senengnya aroma Lebaran sudah merebak dimana mana..di rumah, dijalan, di pusat perbelanjaan (kecuali mall gue yaa) tapi sedih..mesjid mesjid malah menyepi..pada sibuk yaa belanja baju baru…apa udah sibuk mudik ;) , whatever lah..yang pasti asiknya jalanan jakarta ga macet cet cet, stress agak berkurang tapi hari ini cukup melelahkan karena gue masih ngantor dan kebetulan hari ini kebagian MOD sore jam 4 jadi nanti pulang jam 10 malem huuhuuuuu..akhirnya pagi pagi dirumah di isi dengan kegiatan bersih bersih semua kamar, nyuci baju, piring dll dll dll duuhh capeee, padahal mostly hubby yang ngerjainn..tapi cape juga jeee..soalnya dia yang lebih gape sih urusan bersih bersih rumah..he.heh.ehe.

buat rencana besok, rencananya sih mo ke bulungan pagi2 buat TUPO padahal kalo dateng sore bisa ikutan bukber bareng senior2 leader tuh..lumayan biar muka gue agak dikenal gitu wakakaka..tapi apa boleh buat udah kadung janji sama si ade yang dibogor mo bukber terakhir nihh sama keluarga..malah si faatih (ponakan) udah nentuin tempatnya..dasar anak kecil jaman sekarang yah…dah bisa speak out what they want…jadi walhasil ga bisa ikutan deh yang  bukber bareng dbcners

gapapa deh, kan hidup adalah pilihan (alasan jitu untuk ngeles)

Oh iya, terakhir saya mau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H buat semua yang merayakan” mohon maaf lahir bathin

mungkin saya banyak salah selama bulan2 kemarin sampai dengan hari ini..maklum saya manusia yang masih terus berusaha untuk memperbaiki diri..

buat yang mau mudik, hati hati dijalan dan jangan lupa oleh2 nyaaaa..

salam,

rani

http://dbc-corner.com

http://ruangrani.com

 

Cerita Ringan

Tuesday, September 23rd, 2008

Al kisah ada seorang pemuda di sebuah kampung yang sedang kebanjiran, dia berdiri di tempatnya sedang menunggu pertolongan, ketika semua orang kampung berbondong2 mengungsi ke kampung lain untuk menghindari banjir dia tetap di tempat seraya berkata “Tuhan akan menolong ku jika aku terus berdoa” sampai air mencapai dengkul datang lah seorang teman dengan ban karet mengajak si pemuda untuk segera meninggalkan rumahnya dan pindah ke kampung sebelah, si pemuda berkata “Tidak, Aku yakin Tuhan akan menolongku” akhirnya si bapak pergi, dan air semakin meninggi sampai kedada, datang seorang petugas dengan perahu karetnya mengajak si pemuda itu untuk meninggalkan tempatya tapi lagi2 ditolak dengan alasan “Tidak, Tuhan akan menolongku, aku sudah berdoa kepada NYA”..sampai ketinggian air sedada datanglah seseorang dengan menggunakan helikopter untuk mengajak si pemuda pergi karena sebentar lagi kampungnya akan terendam, tapiii lagi2 sipemuda keukeuh untuk bertahan dengan alasan yang sama bahwa Tuhan akan menolongnya sampai akhirnya dia tenggelam..

akhirnya sampailah si pemuda di hari akhir dan di sana dia mempertanyakan “Tuhan, kenapa Engkau tidak menolongku, padahal aku selalu berdoa kepadaMU” Tuhan menjawab ” Sudah ku utus temanmu, seorang bapak bahkan seorang dengan helikopter untuk membawamu pergi tetapi engkau tidak mau menerima pertolongan, jadi terimalah nasibmu”

hehehe, apa moral cerita diatas temen2? banyak kan kita ketemu orang2 seperti pemuda diatas yang berada dalam keadaan seperti itu, contoh selalu mengeluh kesusahan hidupnya, kekurangan hidupnya dan mempertanyakan kenapa begini kenapa begitu tanpa melakukan wujud nyata (kerja keras gituuu) padahal rejeki itu akan datang dari tempat yang tidak engkau sangka ketika engkau berusaha…iya kan…jadi jangan pernah berhenti berusaha teman…keep the fighting spirit going :D

hev a nice day

rani

http://dbc-corner.com

Tentang Ikhlas

Sunday, September 21st, 2008

Namanya Deden, dia adalah operator fax dan fotocopy di kantor..kalo dilihat dari jabatannya kayanya ga penting banget yah…tapi buat aku sangat penting menjalin hubungan baik dengan dia karena my side bisnisku membutuhkan fasilitas fax yang belum aku punya…jadi lah aku sering titip kalo2 ada fax fotocopy ktp atau bukti transfer yang ditujukan buat aku mohon di simpan dan diberikan ke aku :D (padahal ga boleh yaa pake fasilitas kantor buat bisnis pribadi, abis gimana dong..dirumah belum ada fax lagi pula dikerjainnya di luar waktu kerja koo..hihi selalu punya pembelaan yaa)..hmm sampe mana ya..nah suatu hari dia panggil aku yang lagi jalan melintas depan dia..tiba2 dia bilang gini “mbak, mbak rani pengen hamil yaa” aku bilang “ya iya lah den, siapa sih yang ga mau punya anak ketika sudah menikah” trus dia kasih jurus2 nya..hihihi aku ketawa aja..den you name it, done that! dari a – z :D …ooo gitu ya mbak (dia bilang) kalo gitu sekarang mbak rani pasrah dan ikhlas aja..Insya Allah dikasih kalo mbak rani ikhlas, aku tanya maksudnya gimana den? (aku balik nanya) yaa mbak rani jangan terlalu menuntut..sabar aja tapi jangan berhenti berusaha juga, iya deeeh (aku ledekin dia), hmm..bener juga yah…mungkin aku kurang ikhlas menerima cobaan dari Allah kali yaa? kadang di tiap Shalat selalu terbesit kenapa hidup ini ngga adil, dimana banyak sekali orang dengan mudahnya membuang buah hati mereka karena tidak diinginkan tanpa berfikir begitu banyak pasangan yang sangat mendambakan buah hati tetapi belum diberikan kesempatan,,Masya Allah, begitu sombongnya aku dengan memiliki fikiran seperti itu yaa? yaa mungkin ini saat nya aku pasrah dan ikhlas dengan apapun yang diberikan Allah, baik itu nikmat dan cobaan, aku yakin semua pasti ada manfaatnya…

ternyata, pelajaran itu tidak hanya kita dapat dari buku atau orang2 pinter aja ya..ternyata orang2 terdekat di sekeliling kita juga bisa memberikan kita pelajaran berharga, yang penting kita mau merendahkan hati kita untuk dapat mendengarkan orang lain..

Makasih yaaa,

rani

http://dbc-corner.com

ym :rani_winarta

 

SaBarLah, TaPi JaNGan MeNGuruT DaDa

Thursday, September 18th, 2008
Potingan bagus dari temen, aku masukan ke blog ini untuk sekedar menjadi pengingat, karena it happen to me all the time :) , nice article to share with…have a nice reading everyone
 

Bagaimana perjuangan dan kerja hari ini, sudahkah tercapai asa dan keinginan kita ? Bila belum bersabarlah, mungkin hanya karena pikiran kita sudah
membayangkan hasil akhir, padahal kita baru saja memulai. Bayangkan diri Anda sedang berada di dalam ruangan konser. Anda sedang asyik menikmati
indahnya alunan musik ketika tiba-tiba
ingat bahwa pintu mobil Anda belum dikunci. Anda khawatir terjadi sesuatu terhadap mobil Anda. Celakanya, Anda tak dapat keluar begitu saja dari ruangan
itu. Anda menjadi gelisah dan tak dapat lagi menikmati musik konser. Anda begitu tak sabar menunggu konser tersebut berlalu.

Coba renungkan sebentar skenario di atas. Ilustrasi tersebut menggambarkan definisi baru mengenai kesabaran. Kesabaran adalah kemampuan menyatukan
badan dan pikiran kita (body and mind) di satu tempat. Nah, begitu badan dan pikiran Anda berada di lain tempat, Anda akan sangat gelisah dan kehilangan
kesabaran.

Lihatlah contoh di atas. Ketika badan dan pikiran Anda ada di ruangan konser, Anda begitu menikmati segala sesuatunya. Tapi begitu Anda sadar bahwa mobil
belum terkunci, seketika itu juga pikiran Anda beralih ke tempat parkir. Pada saat itu kenikmatan Anda menonton berubah menjadi penderitaan, ketegangan,
dan kegelisahan. Kalau semula Anda begitu sabar menikmati indahnya alunan musik detik demi detik, kini kesabaran itu benar-benar habis. Badan Anda masih di
tempat konser, sementara pikiran ada di tempat lain.

Dengan contoh sederhana ini saya ingin mengajak Anda semua merevisi total pemahaman kita mengenai kesabaran. Selama ini, sabar seringkali diartikan
dengan bersedia menderita, bersikap tabah, mengalah, dan
seterusnya. Sabar sering diekspresikan dengan mengurut dada. Anda mengalami musibah, kemudian orang datang dan mengatakan,’ ‘Bersabarlah menghadapi
cobaan ini.” Saat Anda diperlakukan sewenang-wenang, kawan-kawan Anda akan mengatakan, ”Bersabarlah, biar nanti Tuhan yang akan membalas orang itu.”

Tak ada yang salah dengan kata-kata tersebut. Yang salah adalah maknanya. Seolah-olah bersabar hanyalah dikaitkan dengan penderitaan hidup. Karena itu
ekspresinya adalah mengurut dada. Ekspresi seperti ini mereduksi begitu banyak makna mengenai kesabaran.

Padahal kesabaran adalah rahasia terpenting untuk menikmati hidup. Kalau Anda bersabar Anda akan benar-benar menikmati saat-saat terindah dalam hidup
Anda.

Definisi baru mengenai kesabaran adalah menyatukan badan dan pikiran di satu tempat. Dalam menjalankan pekerjaan misalnya, seringkali kita harus bepergian
jauh ke luar kota selama beberapa hari. Saat itu kita
mungkin  sering merindukan keluarga di rumah. Dan begitu itu terjadi kita merasa stres dan kehilangan kesabaran. Kita ingin buru-buru pulang, dan kenikmatan
melakukan pekerjaan pun hilang.

Coba amati apa yang Anda rasakan saat terjebak kemacetan di jalan. Anda sering menjadi stres. Badan Anda masih di mobil tapi pikiran sudah di kantor, di
tempat klien atau di rumah. Anda menderita. Sekarang coba lakukan penyatuan badan dan pikiran Anda kembali. Kuncinya adalah kesadaran. Sadarilah
sepenuhnya apa yang sedang Anda alami. Rasakan tubuh Anda yang sedang duduk di mobil, rasakan sentuhan tangan Anda pada kemudi, dan kaki Anda yang
sedang menginjak pedal. Hidupkan musik kesukaan Anda, dan amatilah gedung-gedung yang
menjulang tinggi. Anda akan merasakan keajaiban. Perlahan-lahan kesabaran Anda tumbuh kembali. Bukan itu saja Anda juga akan merasakan rileks.

Jangan salah, untuk relaksasi Anda tidak membutuhkan waktu dan tempat yang khusus. Yang Anda perlukan cuma bersabar. Sabar berarti hidup di masa
sekarang dan menikmati keberadaan Anda. Anda sering tak sabaran
kalau menunggu sesuatu ? Coba satukan badan dan pikiran. Anda akan merasakan bedanya.

Definisi lain dari kesabaran adalah kesediaan Anda untuk menjalani prosesnya satu demi satu. Dunia ini diciptakan berproses. Kesabaran berarti menikmati
proses tersebut. Dalam hal ini berlaku hukum pertumbuhan, Anda hanya menuai apa yang Anda tanam. Tak ada hal yang instant ! Kalau Anda melewati
prosesnya karena ingin cepat kaya, atau ingin cepat terlihat pandai. Anda melawan hukum alam, karena itu bersiap-siaplah menerima konsekuensinya pada
suatu saat nanti.

Jadi, marilah kita bersabar. Dan hidup akan terasa lebih nikmat. Jangan mengurut dada, karena kesabaran adalah kenikmatan bukannya penderitaan. Apapun
karir dan profesi Anda, yang menyebabkan Anda berhasil bukanlah kepandaian tetapi kesabaran Anda. Inilah rahasianya mengapa semua agama selalu
mengatakan, ”Sesungguhnya Tuhan bersama orang-orang yang sabar …………………..!”

Sumber : Unknown (tidak diketahui)

Have a positive day!

“Jika Kita PERCAYA Kita akan MELIHATnya”

Regards,

maharani

http://dbc-corner.com

http://ruangrani.com

ym : rani_winarta

mobile : 081511100901